Akan tetapi, kecenderungan Projo berpotensi besar mengarahkan dukungan sesuai arahan Jokowi. Sehingga, ke manapun Jokowi berpihak, Projo juga akan ke sana.
RUANGPOLITIK.COM – Potensi pecah suara antara Projo dan Tim Pemenangan (TP) Ganjar Pranowo kian terbuka. Ini setelah Projo lebih condong mengarahkan dukungan kepada Prabowo Subianto.
Mengingat, sejumlah Projo juga ada yang masuk dalam Tim Pemenangan Ganjar Pranowo. Sehingga, salong culik suara bisa saja terjadi.
Pengamat politik Unhas Andi Lukman Irwan menilai, adanya sejumlah Projo yang masuk barisan tim pemenangan Ganjar Pranowo bisa memecah suara. Itu bisa menjadi boomerang juga untuk Prabowo.
Akan tetapi, kecenderungan Projo berpotensi besar mengarahkan dukungan sesuai arahan Jokowi. Sehingga, ke manapun Jokowi berpihak, Projo juga akan ke sana.
“Potensi terjadinya distribusi suara di kelompok Projo sangat terbuka lebar ketika Pak Jokowi condong mengarahkan dukungan kepada Pak Prabowo. Karena di internal Projo juga ada pembelahan dukungan antara kelompok yang mendukung Pak Ganjar dan Pak Prabowo,” ujarnya.
Jika melihat gestur politik Jokowi, kata dia, kecondongannya lebih mengarah kepada Prabowo. Meskipun posisi Jokowi dianggap lebih memilih menjadi king maker.
“Persepsi orang akan mengarah kalau dia condong menjadi king maker di kubu Prabowo. Olehnya, peluang Gibran menjadi Cawapres Prabowo lebih besar daripada ke Pak Ganjar,” terangnya.
Ketua OKK Partai Gerindra Makassar, Kasrudi menekankan, partainya tentu sangat senang jika Projo mendukung Prabowo.
“Selama komunitas atau organisasi itu bagus dan solid maka suatu keuntungan karena pasti akan menambah amunisi,” katanya.
Apalagi, Projo merupakan komunitas yang menasional dan terkenal. Sehingga jelas akan memberikan keuntungan besar bagi Prabowo.
Apakah Gerindra was-was dengan dukungan Projo? Anggota DPRD Makassar ini pun menekankan, Gerindra sebagai partai besar tentu mengetahui setiap langkah dan gerakan yang kurang bagus.
“Tapi kalau itu sudah diliput media dan buat pernyataan sikap, maka itu sudah keuntungan bagi Gerindra karena anggota-anggota Projo di bawah itu sudah solid,” katanya.
Soal bakal calon wakil presiden, Kasrudi menyebutkan, Gerindra mempunyai partai koalisi, sehingga usulan-usulan itu pasti akan ditampung dan akan dirapatkan di Koalisi Indonesia Maju.
“Jadi tidak mungkin Prabowo menentukan sendiri. Jadi jika Projo usulkan Gibran Rakabuming Raka, maka tentu akan ditampung dan dibahas di Koalisi Indonesia Maju,” tegasnya.
Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)










