Moeldoko mengklaim Presiden Jokowi, menilai pembagian Bansos merupakan salah satu bentuk memengaruhi inflasi, sehingga program itu sangat positif.
RUANGPOLITIK.COM – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menuturkan program yang diberikan kepada masyarakat miskin sudah dilakukan sebelum Gibran Rakabuming mencalonkan diri sebagai cawapres di Pilpres 2024.
Pemerintah memastikan tidak akan menghentikan pemberian bantuan sosial seperti yang disarankan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
“Enggak akan menghentikan. Nanti akan ada lagi pada Januari, Februari, Maret. Setelah itu ada lagi rencananya gelombang lagi berikutnya. Jadi kalau ada hubungan dengan pemilu, mungkin setelah Februari berhenti. Buktinya berjalan terus. Nanti ada tiga bulan, ada lagi tiga bulan berikutnya,” urai Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, kemrin
Moeldoko mengklaim Presiden Jokowi, menilai pembagian Bansos merupakan salah satu bentuk memengaruhi inflasi, sehingga program itu sangat positif.
Ia menilai bantuan tersebut bisa mengurangi pengeluaran masyarakat.
Sebelumnya, program Bansos Jokowi ramai disorot. Hal itu usai Putri sulung Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid, menyinggung Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas yang menyebut bantuan sosial (Bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT) berasal dari uang Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Hal itu disampaikan Alissa di akun X, dikutip RuPol, Kamis (2/1/2024). (BJP)
Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)










