RUANGPOLITIK.COM— Partai Demokrat menggelar pertemuan Sabtu (14/1/2023) dan Minggu (15/1/2023) di Pacitan, Jawa Timur (Jatim) dihadiri langsung Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pertemuan itu sendiri merupakan bentuk konsolidasi. Spekulasi pun bermunculan terkait agenda pertemuan, termasuk wacana ancang-ancang jelang pentas politik 2024.
Pemilihan Pacitan sebagai lokasi pertemuan juga tergolong istimewa. Sebab acara serupa biasanya dilaksanakan di kota besar, seperti halnya Jakarta. Rupanya, hal itu tak lepas dari ikatan sejarah SBY yang lahir di Kota 1001 Gua.
“Karena beliau juga ingin mengenalkan kepada seluruh kader Partai Demokrat dan keberadaan museum,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Sabtu (14/1/2023).
Masih menurut Aji, momen khusus kali ini juga menjadi saat tepat mengingatkan kembali kepada masyarakat Pacitan. Khususnya berkaitan kenyataan sejarah bahwa daerah di ujung Barat Daya Jatim ini melahirkan SBY. Yaitu tokoh yang pernah memimpin Indonesia selama 2 periode.
“Dan harapannya ke depan kita masih punya pemimpin di (tingkat) nasional yang juga mempunyai darah atau diaspora Pacitan,” ucap Mas Aji.
Agenda lain kedatangan SBY ke kampung halaman juga untuk melihat progres pembangunan Museum dan Galeri SBY*ANI. Bangunan monumental itu kabarnya akan diresmikan pertengahan tahun ini. Selanjutnya rombongan juga dijadwalkan menghadiri peresmian Kantor baru DPC Partai Demokrat, Jl WR Supratman, Minggu (15/1).
Menurut Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarif Hasan mengungkapkan, pertemuan dilakukan untuk membahas strategi pemenangan Pemilu 2024.
Sementara Syarif mengeklaim, pertemuan tersebut tidak diisi dengan pengambilan keputusan terkait keputusan Demokrat soal pembentukan koalisi, serta pengusungan figur calon presiden (capres), dan calon wakil presiden (cawapres).
“Belum (pengambilan keputusan),” imbuhnya.
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menuturkan, pertemuan bakal dihadiri oleh kader utama partai.
Andi mengatakan, pembicaraan bakal berkutat pada persiapan Pemilu 2024, namun ia enggan membeberkan detailnya.
“Tentu saja akan membicarakan mengenai isu-isu strategis setahun menjelang Pemilu 2024 baik pemilihan legislatif (pileg), maupun pemilihan presiden (pilpres),” tutur dia.
“Kira-kira begitu, tapi saya belum bisa bicara mengenai detailnya,” pungkas Andi.
Diketahui Partai Demokrat tengah menjajaki pembentukan Koalisi Perubahan bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Nasdem. Namun demikian, keputusan akhir soal sikap Demokrat bakal diambil oleh Majelis Tinggi yang diketuai oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)










