Bima dilaporkan lantaran menyebut kata ‘dajjal’ yang membuat pihak Ghinda Ansori keberatan
RUANGPOLITIK.COM —Laman media sosial tengah diramaikan dengan sosok TikToker Awbimax Reborn usai tersebarnya video kritik terhadap pemerintahan Lampung.
Dalam kritiknya itu, TikTokers yang karib disapa Bima ini membeberkan keresahannya terhadap pertumbuhan di Lampung yang sangat lamban dan terkesan tertinggal dari kota-kota lainnya.
Awbimax juga menyoroti masalah infrastruktur di Lampung yang dinilai belum layak. Selain pembangunan sekolah yang mangkrak, pembangunan jalan di Lampung juga masih jauh dari kata bagus.
Sayangnya kritiknya ini malah berujung pada pelaporan. Bima dilaporkan oleh Advokat sekaligus Penasehat Hukum, Ghinda Ansori Wayka-Thamaroni Usman dan Rekan ke Pola Lampung lantaran dianggap menyudutkan nama baik daerah.
Bima dilaporkan lantaran menyebut kata ‘dajjal’ yang membuat pihak Ghinda Ansori keberatan.
Lantas siapa sebenarnya Awbimax Reborn ini? berikut profil Awbimax Reborn seperti yang telah RuPol rangkum untuk Anda.
Profil TikTokers Awbimax Reborn
Dikutip dari berbagai sumber, username dengan nama Awbimax Reborn ternyata dimiliki oleh seorang mahasiswa asal Lampung Timur bernama Bima Yudho Saputro.
Bima Yudho Saputro dikenal aktif di sosial media dengan beragam konten, salah satunya soal pemikiran serta kritik terhadap situasi pemerintahan politik di Indonesia.
Saat ini Awbimax Reborn baru menyelesaikan pendidikan program Diploma Pemasaran Digital, Komunikasi Digital dan Media/Multimedia di Perguruan Tinggi Intelijen Bisnis Australia.
Selain menyelesaikan pendidikannya di Australia, Bima juga sebelumnya telah menyelesaikan Diploma Teknologi Informasi, Ilmu Komputer dan Inovasi Digital di Universitas UCSI di Malaysia.
Keluarga Bima diketahui merupakan petani sekaligus pengolah jagung di Desa Raman Utara Lampung Timur.
Setelah ia menyelesaikan studi di Sydney, diketahui ia berencana melanjutkan pendidikan S1 di sana.
Tak cuma mengenyam bangku pendidikan di negeri kangguru, Bima juga diketahui aktif bekerja paruh waktu di beberapa perusahaan.
Sosok Ghinda Ansori
Belakangan, Ghinda diketahui merupakan Tim Hukum Gubernur Provinsi Lampung periode 2019-2024. Hal itu terungkap lantaran salah satu pengguna Twitter mengunggah profilnya via media sosial.
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Lampung Tahun 2004 tersebut dinilai masyarakat bukan mewakili warga Lampung melainkan Arinal Djunaidi sebagai gubernur. Kuat dugaan Ghilda turun tangan polisikan Awbimax sebab terikat posisinya sebagai advokat Gubernur Lampung.
“Oh jadi @gindha_ansori yang ngelaporin Bima ke polisi itu sedang bekerja untuk Gubernur Lampung,” kata @PartaiSocmed, dilihat Kamis, 13 April 2023.
“I see, pantes sampai sebegitunya padahal videonya ga ada personal insult (hinaan kepada individu). harusnya balas dengan ngasih video sanggahan dong kalo emang merasa bener pemprov-nya jangan malah laporin kan jadi makin keliatan kalo emang bener yang diomongin di video tersebut,” kata akun lainnya ikut menimpali.
Dari hasil pantauan di media sosial, akun Twitter Ghinda sempat menghilang kemudian muncul kembali pada Rabu, 12 April 2023.
Terkait alasan Ghinda melaporkan Bima ke polisi, dia mengaku keberatan dengan opini pemuda tersebut, yang menurutnya berisi kontruksi pemikiran terbalik.
“Saya merasa keberatan atas video berdurasi selama 03.32 menit yang disebar oleh yang bersangkutan terkait analisis dengan konstruksi pemikiran yang jungkir balik dengan judul ‘Alasan Lampung Gak Maju-Maju’ yang di share ke publik dan sudah ditonton jutaan orang,” kata Gindha Ansori Wayka dalam keterangannya, Rabu, 12 April 2023.
Ginda melanjutkan, laporan itu ia layangkan ke Polda Lampung pada Senin, 10 April 2023 lalu dan kini telah ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian terkait.
“Surat kita sampaikan hari Senin kemarin, saat ini sedang berproses masih naik ke Kapolda Lampung,” kata dia.
Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)










