Ketua Panitia Takbir Desa Undaan Lor, Budi Hutomo mengatakan, kegiatan gebyar takbir keliling merupakan rutin yang biasa digelar masyarakat Undaan Lor. Mengingat kembali digelar setelah pandemi, antusias pun cukup tinggi. Sebanyak 25 kontingen dari perwakilan setiap kampung menunjukkan kreasinya
RUANGPOLITIK.COM —Kirab patung raksasa dan naga mewarnai takbir keliling di Kecamatan Undaan, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2023).
Menyambut malam Idulfitri 1444 Hijriah, masyarakat desa di Kecamatan Undaan, Kudus, Jawa Tengah memadati jalan utama Kabupaten Kudus menuju Kabupaten Grobogan.
Kemeriahan takbir keliling menghadirkan lampion unik, patung raksasa, hingga naga 60 meter. Tradisi yang kembali digelar setelah pandemi Covid-19 itu mengundang perhatian masyarakat berdatangan.
Kemeriahan malam takbir sudah terlihat sejak Jumat pukul 19.00 WIB di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus. Lantunan takbir terus berkumandang mengiringi tradisi kirab malam takbir.
Ketua Panitia Takbir Desa Undaan Lor, Budi Hutomo mengatakan, kegiatan gebyar takbir keliling merupakan rutin yang biasa digelar masyarakat Undaan Lor. Mengingat kembali digelar setelah pandemi, antusias pun cukup tinggi. Sebanyak 25 kontingen dari perwakilan setiap kampung menunjukkan kreasinya.
“Sebelumnya kan pandemi, tahun kemarin ada tetapi cuma 15 peserta. Tahun ini setiap kampung ingin meramaikan takbiran keliling, ini pesertanya 25 kontingen,” ujar Budi Hutomo.
Gebyar malam takbir ini tidak ada penilaian, masyarakat bebas membuat kreativitasnya. Seluruh karya mereka merupakan dari dana masing-masing peserta untuk memeriahkan malam takbir.
Tak hanya masyarakat Undaan Lor, kemeriahan malam takbir di wilayah tersebut pun menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Kota Kudus.
Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)










